Tuesday, 30 April 2013

Jambu Mawar



Sekarang jambu mawar jarang ada di pasaran. Hanya doi corok kampuang sahaja yang boleh mendapatkannya. Tetapi  rumah aku masih lagi ada pokok ni dan sekarang sedang berbuah dan ada yang sedang masak ranum. Rasanya amat manis dan sedap. Rugi kalau tidak memakannya. 
 Jambu mawar  rasanya ia berbuah sepanjang masa.. entahlah setiap kali balik kampung mesti ada berbuah dan berbunga. Tapi tak la lebat sangat. Bunganya ala-ala bunga jambu bol tapi berbunga dihujung tangkai tak seperti jambu bol berbunga didahannya.

Buahnya bila ranum akan kekuningan dan berbau wangi. Sungguh enak aromanya…. Bila nak makan, ambil dulu baunya…baru la makan.Bijinya seiras jambu bol

Manfaat jambu mawar diantaranya, buah jambu mawar dapat disuling untuk memperoleh ‘air mawar’, serupa dengan yang dapat diperoleh dari daun mahkota bunga mawar. Daunnya disuling untuk mendapatkan minyak atsiri, yang berguna bagi industri wewangian.

Kayu terasnya berat dan keras, sehingga baik untuk konstruksi bangunan asalkan tidak berhubungan dengan tanah. Kayu ini kurang tahan terhadap serangan rayap. Kulit kayunya digunakan sebagai bahan penyamak dan pewarna.

Pohon jambu mawar juga kerap ditanam di taman-taman dan pekarangan sebagai pohon hias (ornamental). Selain itu, bunga-bunganya juga merupakan sumber pakan yang baik bagi lebah madu.

Dari bunga yang diawetkan, dibuat ubat tradisional sebagai pendingin dan penenang. Kulit kayu dan bijinya juga dimanfaatkan untuk mengobati murus (diare), disentri dan demam.


No comments:

Post a Comment